Sufyān Ats-Tsauriy rahimahullah berkata, وَكُنْ رَحِيمًا تَكُنْ مُحَبَّبًا إِلَى النَّاسِ ، وَارْضَ بِمَا قَسَّمَ اللَّهُ لَكَ مِنَ الرِّزْقِ تَكُنْ غَنِيًّا "Jadilah penyayang niscaya kamu menjadi orang yang dicintai manusia; dan ridhalah dengan rizki yang Allah bagikan kepadamu niscaya kamu menjadi orang kaya." ___________ Hilyatul Auliya li Abi Nu'aim _udrussunnah akhwat_
[Oleh : Saryanto Abu Ruwaifi'] 🏷Ruh adalah sumber kehidupan bagi jasad, jika ruh terlepas maka hilanglah kehidupan. Ruh juga merupakan karakter seseorang, ia memberikan karakter dalam diri seseoran. Dalam sebuah hadits riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: الأرواح جنود مجندة فما تعارف منها ائتلف وما تناكرمنها اختلف _“Ruh-ruh adalah tentara yang berkelompok kelompok, Yang saling mengenal akan saling condong, dan yang tidak saling mengenal akan saling berselisih.”_ (HR Bukhari dan Muslim) 📂Hadits diatas diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallâhu ‘anhu dan diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari no. 3336 secara mu’allaq dari ‘Aisyah radhiyallâhu ‘anha. ✅Dalam Musnad Imam Ahmad diceritakan, bahwa asbabul wurud hadis ini yaitu ketika seorang wanita penduduk Makkah yang selalu membuat orang tertawa hijrah ke Madinah, ternyata dia tinggal dan bergaul dengan wanita yang sifatnya sama sepertinya. Ya...
Aku, Kamu dan Harapanku Aku tak pernah mengerti arti dari tatapan mata itu. Dan aku tak pernah mau untuk menerjemahkannya. Sesekali saja aku bisa memahaminya. Itu pun ketika semua tak lagi tiada Bait-bait keheningan rasamu terbawa angin hingga ia hinggap di hatiku. Aku diketuknya. Sampai terjaga. Jelaga mataku menyoroti apa yang ada. Memang ternyata kita sama. Aku tidak pernah mau tahu soal kita. Soal rasa yang hampir saja muncul ke permukaan. Soal angan, cita, kebersamaan aku masih belum mau berakrab dengan itu semua. Sebab kutahu itu masih sebatas harapan. Harapan yang kugantung di ke dua telapak tangan. Yang aku kirim kepada Tuhan di berbagai amalan. Takdir masih belum menampakkan wujudnya. Dan aku tak pernah ingin untuk mendahuluinya. Meski doaku mengarah kesana. Meski pintaku selalu soal yang sama. Meski hati dan pikiran menyibukkanku dengannya. Kamu bukan milikku. Aku paham benar soal itu. Maka aku memintamu bukan darimu. Tapi dari Tuhan yang menciptakanmu. Dari ...
Komentar
Posting Komentar